Apa yang telah terjadi di mekkah, kota suci umat Islam adalah salah satu pertanda dari Allah SWT. semua fenomena yang berlaku untuk Mekkah pantas untuk dibahas, karena Ka’bah baitullah adalah sentral dari seluruh alam semesta.
Tahun ini kita dikejutkan dengan beberapa video viral yang memperlihatkan burung-burung terbang seperti sedang tawaf di atas ka’bah. Burung putih tersebut bergerak beriringan ke arah yang sama seperti para jemaah yang sedang melakukan tawaf. Kemunculan sekelompok burung putih ini cukup membuat merinding, sebab hal ini belum pernah terjadi.
Sebenarnya, ada banyak burung di sekitar Masjidil Haram. Tapi burung itu sebagian besar berjenis merpati yang memiliki bulu berwarna abu-abu dan cenderung hitam. Namun dalam video tersebut, sekelompok burung yang terbang di atas kakbah berwarna putih susu, dan itu dilakukan pada saat Kakbah sedang sepi dari jamaah tawaf dikarenakan wabah covid 19 yang sedang melanda dunia saat ini.
Selain burung, ternyata Masjidil haram juga pernah kedatangan dua jenis tamu lainnya dalam jumlah banyak. Mereka adalah sekawanan belalang dan jangkrik. Itu terjadi pada awal tahun 2019, ketika burung-burung putih itu belum tiba, para pengunjung Masjidil Haram di kota suci Makkah juga dikagetkan oleh kedatangan jutaan jangkrik dan belalang.
Kehadiran serangga-serangga tersebut terjadi hampir selama satu pekan. Seorang jemaah kepada media Arab Saudi, The National, mengatakan bahwa jangkrik memenuhi Masjidil Haram, bahkan sampai ke dekat Ka’bah. kemudian, seorang warga yang shalat di Masjidil Haram juga mengatakan bahwa ia melihat belalang di mana-mana, katanya “masjid seperti mengundang mereka, tidak hanya di pekarangan, bahkan di sekitar Ka'bah".
Pemerintah kota Makkah saat itu menjelaskan bahwa jangkrik dan belalang itu dalam tahap migrasi saat musim dingin tiba. tentu saja, kejadian-kejadian langka tersebut membuat berbagai macam spekulasi di masyarakat, ada yang mengatakan bahwa itu adalah pertanda dekatnya hari kiamat. Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
Kehadiran serangga-serangga tersebut terjadi hampir selama satu pekan. Seorang jemaah kepada media Arab Saudi, The National, mengatakan bahwa jangkrik memenuhi Masjidil Haram, bahkan sampai ke dekat Ka’bah. kemudian, seorang warga yang shalat di Masjidil Haram juga mengatakan bahwa ia melihat belalang di mana-mana, katanya “masjid seperti mengundang mereka, tidak hanya di pekarangan, bahkan di sekitar Ka'bah".
Pemerintah kota Makkah saat itu menjelaskan bahwa jangkrik dan belalang itu dalam tahap migrasi saat musim dingin tiba. tentu saja, kejadian-kejadian langka tersebut membuat berbagai macam spekulasi di masyarakat, ada yang mengatakan bahwa itu adalah pertanda dekatnya hari kiamat. Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Hari akhir tidak akan datang kepada kita, sampai dataran Arab sekali lagi menjadi dataran berpadang rumput dan dipenuhi sungai-sungai.”
Seperti kita ketahui, serangga semacam jangkrik dan belalang memang sering hidup di daerah yang banyak ditumbuhi rerumputan. dan dengan munculnya ribuan Jangkrik dan belalang di Kota Mekkah, dapat dianggap sebagai sinyal akan kembalinya jazirah arabia dipenuhi padang-padang rumput yang hijau.
Jika dilihat dari faktor cuaca Mekkah saat itu, keberadaan jangkrik dan belalang memang bisa meningkat pada waktu dingin, dan menghilang dalam waktu empat hingga enam minggu kemudian.
Tetapi ceritanya tidak sesederhana itu, kedua serangga itu tidak datang secara musiman, jika memang benar, itu bisa saja dimaklumi, tetapi jika belum pernah terjadi, mungkin ini adalah sebuah pesan atau pertanda alam terhadap akan terjadinya sesuatu.
Wallahu’alam bisshawab.
Seperti kita ketahui, serangga semacam jangkrik dan belalang memang sering hidup di daerah yang banyak ditumbuhi rerumputan. dan dengan munculnya ribuan Jangkrik dan belalang di Kota Mekkah, dapat dianggap sebagai sinyal akan kembalinya jazirah arabia dipenuhi padang-padang rumput yang hijau.
Jika dilihat dari faktor cuaca Mekkah saat itu, keberadaan jangkrik dan belalang memang bisa meningkat pada waktu dingin, dan menghilang dalam waktu empat hingga enam minggu kemudian.
Tetapi ceritanya tidak sesederhana itu, kedua serangga itu tidak datang secara musiman, jika memang benar, itu bisa saja dimaklumi, tetapi jika belum pernah terjadi, mungkin ini adalah sebuah pesan atau pertanda alam terhadap akan terjadinya sesuatu.
Wallahu’alam bisshawab.
0 Comments:
Post a Comment